Friday, October 10, 2025

Menyenangkan Berlama Lama

 



Mang Nata :

Kebaikan itu sangatlah merindukan, karena disana ada keakraban, ada energi positif, saling memaklumi kekurangan. Pada akhirnya sangat menyenangkan berlama lama.


Bi Ristha :

Kalau sudah saling mengenal sepertinya bisa begitu ya Mang Nata. Artinya bisa memaklumi kekurangan, dimana sudah kepastian bahwa setiap orang itu disamping ada kelebihan tapi pasti ada kekurangannya. 


Mang Nata :

Iya bisa begitu juga Bi, ini adalah sebuah faedah dari kemampuan membaca sebuah kekurangan. Baik kekurangan diri sendiri atau pun kekurangan orang lain. 


Bi Ristha :

Kemampuan membaca kekurangan diri sendiri akan berdampak kepada pemahaman yang bijak kepada kekurangan orang lain. 


Mang Nata :

Setuju Bibi, jadi seperti itulah kita akan terus belajar setiap waktu, bukan hanya mengoreksi kekurangan orang lain. Tetapi terlebih dahulu mengoreksi kekurangan diri sendiri. 


Bi Ristha :

Siap Mang Nata insyaa Allah kita akan selalu berlama lama dalam hubungan kebaikan. Karena itu sangat dirindukan. Seperti kue rindu tiramisu ya Mang Nata. 


Mang Nata :

Bisa aja Bibimah, ya seperti anak anak, walau kadang kita dibuat sedih jika ada nasehat yang diabaikan. Tetapi saat mereka ada bersama, maka kerinduan itu tidak bisa hilang. 


Bi Ristha :

Sebuah kerinduan karena kita bisa bersama dan sekaligus terus belajar untuk kreatif mencari jalan kebaikan dalam sabar dan ikhlas. 


(Cerita Mang Nata untuk Indonesia)

Wednesday, October 8, 2025

Meraih Tiga Kebahagiaan

 



Bi Ristha :

Apakah tiga kebahagiaan yang akan diuraikan Mang Nata itu, kebahagiaan duniawi dan kebahagiaan sorgawi, tapi satu lagi kebahagiaan apa yah ?


Mang Nata :

Bukan Bi


Bi Ristha :

Kebahagiaan apa atuh ?


Mang Nata :

Ada tiga kebahagiaan yang bisa diraih oleh manusia. Yang pertama kebahagiaan karena manusia mendapatkan limpahan sumber-sumber kebahagiaan. Seperti limpahan harta, kecantikan, ketampanan dan lain sebagainya.


Bi Ristha :

Kalau yang kedua apa Mang Nata ?


Mang Nata :

Kebahagiaan yang kedua adalah bersumber dari kemampuan mengendalikan dari segala kemauan. Pengendalian seperti ini berhasil membuat hati dan harapannya tidak tersiksa oleh banyak kemauan, yaitu karena sudah merasa cukup apa adanya.


Bi Rista :

Cukup ada mobil, cukup bisa shoping ya Mang Nata xixixi, kalau yang ketiga apa ?


Mang Nata :

Kebahagiaan yang ketiga adalah hampir pasti ia tidak banyak mendapatkan sumber-sumber kebahagiaan dalam hidupnya, seperti harta materi. Tetapi ia memiliki kemampuan menciptakan banyak solusi. Selalu pandai menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ia hadapi. Bahkan dari waktu kewaktu samakin terlatih menghadapi berbagai tantangan, sehingga tampak semakin mapan dalam sikap dan mentalnya.


Bi Ristha :

Dari ketiga jenis kebahagiaan tersebut, mana sebaiknya yang kita pilih Mang Nata ?


Mang Nata :

Ketiga-tiganya boleh menjadi pilihan Bibi.


Bi Ristha :

Baiklah Mang Nata good ide.


(Cerita Mang Nata untuk Indonesia)